Suatu ketika konfusius ditanya siapakah murid yang paling dapat dibanggakannya?
Konfusius berkata hanya Yan Yuan(atau dikenal juga dengan Yan Hui) seorang, dia tidak sembarang meluapkan emosi, juga tidak pernah melakukan kesalahan yang sama tetapi sayangnya dia mati muda. Sekarang tidak dapat menemukan orang yang taraf pembinaan dirinya seperti dia. Walaupun dia sangat miskin sekali, sehari-hari cuma makan nasi putih dan minum air putih, tinggal di gubuk tua dan reyok tetapi dia tidak pernah tidak merasa bahagia. Begitu Konfusius memuji muridnya itu.
Begitulah aku rasa kebahagiaan itu bukan terletak pada seberapa banyak yang telah kau miliki tetapi seberapa bisa kau merasa puas dengan apa yang kamu miliki. Pernahkah aku berdoa dan berucap syukur atas berkah hari ini. Atau aku terlalu sibuk mengejar kebahagiaan di luar sana. terus dan terus mengejar tetapi setelah mendapatkannya aku tetap tidak bahagia. sampai aku sadar kebahagiaan itu bukanlah di luar tetapi ada di dalam. Kebahagiaan tidak datang dari hal yang besar tetapi dari hal-hal kecil dan sederhana. Wish all of us are happy!! ^-^

Leave a comment
Comments feed for this article