Setelah Hui Shi menjabat sebagai perdana menteri, Zhuang Zi berpikir untuk mengunjunginya.
Bawahan Hui Shi berbisik bahwa Zhuang Zi dari luar kelihatan cuma berkunjung tetapi sebenarnya dia akan merebut posisi tuan.
Hui Shi pun bertanya ke Zhuang Zi: kamu datang mengunjungi saya, ada maksud khusus apa?
Zhuang Zi: di sebelah selatan ada seekor burung phoenix, burung ini terbang dari laut selatan ke laut utara. Di perjalanan yang panjang ini, burung phoniex harus beristirahat sejenak di pohon dan juga harus berhenti untuk makan dan minum. Suatu hari dia terbang tepat melewati di atas kepala seekor burung hantu. Burung hantu itu sedang memakan seekor tikus busuk. Burung hantu tersebut khawatir tikusnya akan direbut, lalu dia menjerit keras [Kwek…] ke arah burung phoniex. Apakah saat ini kamu juga akan berteriak [Kwek..] kepada saya ?
Zhuang Zi: “ orang awam selalu mengejar tahta tetapi bagi orang arif, tahta hanyalah sementara ibarat penginapan, cepat atau lambat harus ditinggalkan”

Leave a comment
Comments feed for this article