You are currently browsing the category archive for the ‘Lao Zi’ category.

Umumnya manusia diajarkan untuk menampilkan kekuatan dan kepintaran tetapi Lao Zi justru berbeda.

 

Lao Zi berkata: Manusia harus menampilkan kelemah-lembutannya bukan kekuatannya. Bersikap lugu, bukan bersikap pintar. Umumnya orang beranggapan menunjukkan kekuatan adalah hal yang baik. Kenyataannya, sesuatu yang kuat dan keras mudah untuk dipatahkan tetapi tidak begitu dengan yang lemah lembut. Gigi kuatkah? Lidah lembutkah? Saat sudah tua ternyata gigi rontok semua tetapi lidah dalam kondisi baik. Mana yang kuat, pohon atau rumput? Pohon kokohkah? Rumput lemahkah? Saat angin topan datang justru pohon tumbang tetapi rumput tidak tercabut. Bukankah ini membuktikan kekuatan yang sesungguhnya adalah kelemah-lembutan.

Awal mula Dao adalah ‘Tiada’. ‘Tiada’ melahirkan langit dan bumi. Langit dan bumi melahirkan laksa kehidupan dan benda. Akhirnya terbentuklah dunia yang penuh dengan keberagaman.

Lao Zi

Lao Zi: “orang yang berkebajikan bagaikan air. Air mempunyai 3 sifat luhur: menjadi tempat hidup makluk lain, lemah lembut mengikuti alam tanpa perlawanan, dan selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah, tempat yang tidak disukai kebanyakan orang. Air yang lemah lembut, menyesuaikan diri dengan apa yang ditempati. Jika manusia dapat meneladani pribadi air menjadi orang yang berguna bagi laksa kehidupan dan benda, belajar rendah hati maka Dao(kebenaran)semakin dekat dengan dirinya”.

Kebutuhan manusia terbatas tetapi keinginan manusia malah tidak terbatas.

Lao Zi

Look, it cannot be seen – it is beyond form.

Listen, it cannot be heard – it is beyond sound.

Grasp, it cannot be held – it is intangible.

These three are indefinable, they are one.

From above it is not bright;

From below it is not dark:

Unbroken thread beyond description.

It returns to nothingness.

Form of the formless,

Image of the imageless,

It is called indefinable and beyond imagination.

 

Stand before it – there is no beginning.

Follow it and there is no end.

Stay with the Tao, Move with the present.

Knowing the ancient beginning is the essence of Tao.

Lao Zi berkata : Dao(kebenaran) jika dapat diterangkan secara jelas maka itu bukanlah Dao. Dao meliputi laksa benda dan kehidupan, termasuk yang tidak berwujud, tidak bersuara, dan tidak berupa. Hal ini tidak akan bisa diterangkan dengan jelas menggunakan kata-kata dan aksara. Dao tidak dapat diberi nama karena jika Dao diberi nama  ‘ini’ maka dia menjadi bukan ‘itu’, jika diberi nama ‘putih’ maka dia menjadi bukan ‘hitam’. Untuk mengerti Dao tidak dapat menggunakan kata-kata, aksara dan label.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.